PENGARUH PENDIDIKAN EMOSI TERHADAP PERTUMBUHAN KUALITAS IMAN MAHASISWA TEOLOGI

Authors

  • Marmi Srihartati mamik
  • Rio Ferdian STT Presbyterian Indonesia

Keywords:

Identitas, Iman, Khawatir, Pendidikan, Emosi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperhatikan pentingnya pendidikan emosi dalam meningkatkan pertumbuhan kualitas iman mahasiswa teologi. Seorang mahasiswa teologi adalah orang terpanggil dan memfokuskan hidupnya untuk menanggapi panggilan Tuhan. Dalam pengenalan akan kebenaran Firman Tuhan seharusnya menjadikan mahasiswa teologi mengerti maksud dan rencana Tuhan dalam hidupnya. Kategori emosi khawatir yang dihadapi mahasiswa teologi memberi dampak kehidupan iman mengenai pengenalan identitas pribadi. Kajian ini dilakukan dengan studi kepustakaan dan literatur serta analisis empiris. Peran kunci pendidikan emosi membantu mahasiswa teologi mengelola dan mendidik kekhawatiran yang mungkin menghambat pertumbuhan iman mereka dan pemahaman yang lebih luas dalam menemukan nilai-nilai spritual terhadap identitas diri. Temuan penelitian membuktikan bahwa pendidikan emosi efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan emosional yang muncul dalam perjalanan iman. Implikasi praktis menjadi hasil dalam penelitian ini, agar setiap mahasiswa teologi bisa mendapat pemahaman emosi khawatir yang benar serta mampu melayani secara seimbang terhadap pengenalan Allah melalui Firman-Nya.

Kata Kunci      : Pendidikan, Emosi, Identitas, Iman, Khawatir.

References

Alkitab. (2017). Perjanjian Baru . Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Bavinck, H. (2011). Dogmatika Refomed. Surabaya : Momentum .

Bavink, P. (1982). Sejarah Kerajaan Allah Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Bible Works 10. (n.d.).

Echols, J. M. (1992). Kamus Indonesia Inggris. Jakarta: Gramedia.

Goleman, D. (2020). working With Emotional Intelligence. Jakarta: Gramedia.

Henry, M. (2007). Tafsiran Injil Matius 1-14. Surabaya : Momentum.

Ho, P. R. (2010 ). Manusia Kepunyaan Allah . Tanggerang : Yayasan Yaski .

Hoekema, A. (2003). Created God' Image. Surabaya : Momentum.

Hoekema, A. (2006 ). Diselamatkan Oleh Anugrah . Surabaya: Momentum.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2008). Jakarta: Gramedia.

Laboar, K. (2017). Dasar-dasar Hermenutika. Yogyakarta: ANDI.

Pardede, J. (2024). Kasih Allah, Doa, dan Keberanian Berjuang. Jakarta: Momentum.

Montgomery, B. J. (2011). Dasar-dasar Iman Kristen . Surabaya: Momentum.

Morris, L. (2006). Teologi Perjanjian Baru . Malang: Gandum Mas.

Mubarak, D. Z. (2019). Problematika Pendidikan Kita: Masalah-masalah Pendidikan Faktual dari Guru, Sekolah dan Dampaknya. Depok: Gading Pustaka Depok.

Yang, F. (2022). Pendidikan Emosi. Surabaya: Momentum.

Powlison, D. (2011). Kondisi dan Konseling Manusia Melalui Lensa Alkitab Memandang Dengan Perspektif Baru. Surabaya : Momentum.

Salovey, P. (1997). Emotional Devlopment and Emotional Intelligence: Education Implications. New York : Basic Books.

Sayekti, S. P. (2022). Meteodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi . Bandung: Media Sains Indonesia.

Suriyanti, Y. (2024, Mei 4). Emotional Learning . Pengembangan Pendidikan Karakter.

Susabda, Y. B. (2020). Integrasi Teologi & Psikologi . Jakarta: Perkantas.

Tafsiran Alkitab Wyclife. (2013). Malang : Gandum Mas.

Tillich, P. (1952). Courage to Be. New Haven : Yale University Press.

Tong, S. (1999). Mengetahui Kehendak Allah . Surabaya : Momentum.

Tong, S. (2007). Pengudusan Emosi. Surabaya: Momentum.

Tong, S. (2014). Allah Tritunggal. Surabaya: Momentum.

Walker, D. D. (1978). Konkordansi Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Downloads

Published

27-10-2025

How to Cite

Srihartati, M., & Rio Ferdian. (2025). PENGARUH PENDIDIKAN EMOSI TERHADAP PERTUMBUHAN KUALITAS IMAN MAHASISWA TEOLOGI. POIEMA: Jurnal Teologi Dan Misi, 2(2), 62–79. Retrieved from https://jurnal.stt-presbyterian.ac.id/index.php/poiema/article/view/49

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.