STUDI ANALISIS UNGKAPAN MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL BERDASARKAN 1 TESALONIKA 5:18 DAN APLIKASINYA DI MAHASISWA STT PRESBYTERIAN INDONESIA
Keywords:
1 Tesalonika 5:18, Mahasiswa STT Presbyterian, Hubungan Sosial, Ungkapan SyukurAbstract
Mengungkapkan rasa syukur, terutama melalui ucapan terima kasih, dapat memperkuat hubungan antar individu. Dalam konteks mahasiswa, hal ini tidak hanya membangun hubungan baik di antara teman-teman, tetapi juga menciptakan lingkungan yang positif di kampus. Penelitian ini menunjukkan bahwa 86.8% mahasiswa sering mengungkapkan terima kasih, yang merupakan indikator bahwa mereka memahami pentingnya rasa syukur dalam interaksi sosial. Rasa syukur dalam percakapan juga dapat meningkatkan kepuasan hidup dan mengurangi stres, menjadikan mahasiswa lebih resilient dalam menghadapi tantangan. Populasi penlitian yaitu seluruh Mahasiswa STT Presbyterian Indonesia. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara sistematis Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dengan kuesioner dalam bentuk google form yang menggunakan perhitungan skala Likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya Studi Analisis Ungkapan Mengucap Syukur Dalam Segala Hal Berdasarkan 1 Tesalonika 5:18 Dan Aplikasinya Di Mahasiswa STT Presbyterian Indonesia. namun belum maksimal dilakukan. Hal ini terbukti dari data yang diperoleh peneliti dengan persentase yaitu sebesar 85,05%. Hal ini diharapkan dapat memberi masukan yang berguna bagi Mahasiswa STT Presbyterian Indonesia.
Kata kunci: Ungkapan Syukur 1, Tesalonika 5:18, Mahasiswa STT Presbyterian, Hubungan Sosial
References
Andres B. Subagyo. Pengantar Riset Kuantitatif dan Kualitatif (Bandung: Yayasan Hidup Baru), hlm. 57
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Anton M.M., Balai Pustaka, Jakarta, 1990, hlm 111
Daniel Sutoyo, “Analisis Historis Terhadap Teologi Gerakan Pentakostalisme,” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (April 2018): hlm 167.
Jan S. Aritonang, Teologi-Teologi Kontemporer (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018), hlm 101.
Harls Evan R. Siahaan, “Presuposisi Kitab Kisah Para Rasul Dalam Rancang Bangun Teologi Pentakosta,” Kurios 4, no. 1 (April 2018): hlm 56.
Scott Lewis Adams, “The Coming of the Spirit and the Laying on of Hands,” Journal of Pentecostal Theology 29, no. 1 (2020): hlm 113–132.
Emanuel Gerrit Singgih, “‘Apa Yang Mau Dibuat Dengan Allah Yang Kalah?’ Makna Kej 33:10,”hlm 127 Jurnal Teologi 9, no. 1 (2020): hlm 1-10
Emmons, R. A., & McCullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of Personality and Social Psychology, hlm 84, 377-389
Piero Ferrucci, Bagaimana Menjadi Orang Baik (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2009), hlm 215
Sealthie Izaak, Firman Hidup (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003), hlm 115.
Merlin R. Carothers, Kuasa Dalam Pengucapan Syukur (Jakarta: Kristen Injil Indonesia, 2008)
Stephen Tong, Mengetahui Kehendak Allah (Surabaya: Momentum, 2004), hlm 147
Jurnal Universitas Mercu Buana Yogyakarta (by HC Haryanto 2016 ) hlm 110
Sugiyono, metode Penelitian Administras, Cet. 21. (Bandung: Alfabeta, 20231, hlm. 91.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Royders Karianga, Yulenty Sapay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









